Gula Rafinasi
Rafinasi berasal dari kata refinery yang artinya menyuling, menyaring, atau membersihkan. Jadi gula rafinasi adalah gula berasal dari tebu yang sudah di pisahkan dari zat-zat lainnya serta mempunyai kualitas kemurnian yang tinggi. Proses pemisahan gula ( sukrosa ) dan impurities dari kandungan nira / juice ( air tebu / beet ) hingga akhirnya menjadi gula rafinasi di bagi atas tiga sistem klarifikasi berdasarkan atas bahan pembantu, yaitu sistem defekasi, sulfitasi dan karbonatasi. Sistem Defekasi adalah sistem klarifikasi yang hanya menggunakan hidrolisa kapur sebagai bahan pemurniannya, rata rata kualitas gula yang dihasilkan berwarna coklat dengan kadar warna ± 3000 IU. Sistem Sulfitasi adalah sistem klarifikasi yang menggunakan hidrolisa kapur dan Sulfur ( gas ) sebagai bahan pemurniannya, rata rata kualitas warna yang dihasilkan 150 – 300 IU. Sistem Karbonatasi adalah sistem klarifikasi yang menggunakan hidrolisa kapur dan gas CO2 sebagai bahan pemurniannya, sistem ini menghasilkan kualitas gula putih ( lebih baik dari dua sistem sebelumnya ) dengan kadar warna ≤ 100 IU.
Keunggulan gula Kristal rafinasi dari gula pada umumnya yang dikonsumsi oleh masyarakat adalah Warnanya lebih bening, natural dan putih, Sifat dari gula kristal rafinasi itu sendiri yang lebih kering dan tidak menggumpal selain itu rasanya lebih manis dibandingkan dengan gula yang pada umumnya dikonsumsi oleh masyarakat.
Posted on 18/10/2011, in Sucrose and tagged defekasi, gula, karbonatasi, Kristal, manis, putih, rafinasi, refinery, sulfitasi, warna. Bookmark the permalink. Leave a Comment.



























Leave a Comment
Comments (0)